Catatan Seorang Jurnalis: KENAPA YAH ISRAEL GAK BOSEN2 NYERANG PALESTINA? (Part 1)

Kalo baca koran dan liat judul2 macam gitu, asli bikin senep. Bukan apa2 sih…rasanya kok bosen aja gitu ngeliatin dua negara yang dari dulu gak abis2nya berseteru. Biasanya nih berita2 kayak gini gak pernah aq baca…hwhwhw tapi blakangan, terutama setelah ada serangan Israel ke Jalur Gaza sekitar 4 hari lalu, jadi penasaran juga…

Kenapa sih Israel sama Palestina GAK PERNAH BISA DAMAI???

Anyway, karena aq gak taw duduk masalahnya, langsung aja minta cerita ke Bapakku. (thankzz so much Dad…=p) And he started to tell me the ‘fairytale’…

Alkisah, asal-usul Israel bermula dari suatu masa jauhhh sebelum tahun Masehi dimulai. Tentu kita ingat kan cerita tentang Nabi Musa? Yep, dari sinilah bangsa Israel (atau Bani Israil) bermula. Saat dikejar Firaun, Nabi Musa melarikan diri dari Mesir dan menyeberangi Laut Merah (inget kan tentang tongkat yang bisa membelah lautan…) Dia dan kaumnya sampai di sebuah negeri yang sekarang menjadi wilayah Palestina. Di negeri inilah dia menerima 10 Perintah Tuhan (Ten Commandments of God) di atas sebuah gunung (err…aq agak2 lupa bagian ini, mohon koreksinya^^;)

Dari tempat ini, kaum Nabi Musa yang bernama Bani Israil itu menyebar ke seluruh penjuru dunia. Mulai dari Eropa (Jerman) sampe Amerika (AS). Mereka inilah yang sekarang kita kenal dengan nama Yahudi…

Nah, sementara Bani Israil ‘berpetualang’, tanah di Arab sana ditempati oleh warga baru. Mereka inilah cikal bakal warga Palestina sekarang… Di tanah itu mereka hidup aman, tentram, dan damai selama berabad-abad sampai suatu ketika pada awal abad ke-20, terjadilah Perang Dunia…

Saat Perang Dunia II, kita ingat kan gimana kejamnya Hitler dengan Nazi-nya melakukan ‘holocaust’, pembantaian besar2an terhadap warga Yahudi. Masa2 ini adalah masa kelam bagi mereka. Orang Yahudi di seluruh dunia terancam. Mereka jadi sasaran ‘genosida’—pemusnahan besar2an terhadap satu kelompok ras tertentu. Mereka panik. Terancam. Terjepit. Pada kondisi inilah mereka menyerukan apa yang sekarang disebut sebagai ZIONISME, gerakan kembali ke ‘gunung’ (Zion=Gunung). Maksudnya adalah, mereka ingin kembali ke tanah tempat ‘gunung’ itu berada—gunung tempat Nabi Musa menerima 10 Perintah Tuhan.

Tapi terlambat. Apes gak bisa ditolak. Waktu kaum Zionis ini kembali ke ‘gunung’, ternyata tanah itu sudah ada yang menempati. Yep, siapa lagi kalo bukan orang Palestina. Mereka udah terlanjur beranak-pinak di situ dan gak mungkin lah Israel mengusir mereka begitu aja…

Akhirnya sampai sekarang, terjadilah perang itu. Perang berkepanjangan. Perang yang gak pernah berakhir. Perang memperebutkan wilayah antara dua negara yang kedaulatannya cuma separo.

Hmm…sebenernya sih, Israel sama Palestina udah sepakat untuk membagi wilayah tersebut. Tapi tetep aja terjadi perselisihan sampe sekarang. Kira2 kenapa yah? Jawabannya akan kita saksikan di Part 2…okehhh^^

Thankz for my dad of d’fairytale…=)

3 comments

  1. mau tau kenapa? menurutkuw
    karena israel tu ga punya kerjaan laen selain ngubrak-ngabrik negara orang!
    israel tu gak pernah diajarin pelajaran PPKN, israel ga pernah diajarin tentang menghormati hak negara laen,,

    ato mungkin udah pernah belajar, tapi sebodo amat ma hak orang laen, emang dia pikirin? dia tu egosentris..

  2. @ iwedh
    sik2 sabarr mbakyu… 🙂

    yepp diz is what I wanna scream out to d’world but once again, WHO AM I? I have no capability to change what has happened sooooooooo long there. I’m not a policy maker. I’m a blogger =p
    Since writing is d’best thing I can do now, better I struggle through diz way.

    So do u…right??
    We all care bout what happen to the world, but we have our own way to fight.

    sMaNgadH!!! ^0^p

  3. menurut saya, benar memang kalau kebencian dunia terhadap Israel itu memang memuncak…

    Tapi, kalau dilihat akar permasalahannya ni emang kasus yg rumit, lebih rumit dr sekedar AS vs Rusia pd perang dingin dst…

    Jadi g bisa terselesaikan cm dgn kecaman2 saja..

    Posted by: Yose

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *