Horizon of Habibah

Where the sky meets the earth

Menu
  • About Me
  • Sample Page
  • Sample Page
  • Sitemap
Menu

“Maha Cinta Rahwana”: Sisi Lain sang Dasamuka

Posted on November 20, 2013 by umihabibah

“Bedanya aku dengan kalian adalah kepala kalian satu tapi di dalamnya ada banyak wanita. Sedangkan kepalaku sepuluh, tapi di dalamnya hanya ada Shinta.”

Demikianlah sabda Rahwana tentang pujaan hatinya dalam gubahan “dalang galau” Sujiwo Tejo. Pementasan bertajuk “Maha Cinta Rahwana” itu sukses menyedot perhatian publik Surabaya tadi malam di Jatim Expo (19/11/2013).

Bisa dibilang, Sujiwo Tejo menyajikan epik Ramayana ini dari sudut pandang yang berbeda. Kisah cinta Rama-Shinta yang digambarkan begitu agung, “diputarbalikkan” oleh Tejo dengan menceritakannya dari sisi Rahwana–raksasa antagonis yang selama ini dianggap sebagai orang ketiga antara Rama dan Shinta. Padahal sesungguhnya, dialah yang menyimpan cinta mendalam yang tulus untuk Shinta.

Dalam 12 tahun penculikan dan penyekapan Shinta oleh Rahwana, tidak sedikitpun ia menyentuh Shinta. Justru dengan terang2an Rahwana berujar, “aku tidak akan menyentuhmu sebelum kamu jatuh cinta padaku.” Which proves how deeply he was falling to her, not only looking for physical sex relation but emotional one. ​Shinta pun, pada akhirnya, ketika putranya lahir berharap semoga ia memiliki mata setajam Garuda, seperti Rahwana. Jadi somehow ada jejak Rahwana yang tertinggal dalam hati Shinta. Atau bisa jadi, Shinta ini ternyata terkena “Stockholm Syndrome”, korban penculikan yang jatuh cinta pada penculiknya. Hahaha, kali aja sih.

Aksi panggung pementasan "Maha Cinta Rahwana"
Aksi panggung pementasan “Maha Cinta Rahwana”

Menurut Sujiwo Tejo, Rama menyelamatkan Shinta semata-mata karena ia adalah raja yang harus menegakkan kebenaran, bukan karena ia mencintai Shinta dan menginginkannya kembali. Dan memang terbukti, ketika sudah berhasil menyelamatkan Shinta, Rama justru bersikap dingin padanya. Dia bahkan tidak percaya akan kesucian Shinta dan menyuruhnya masuk ke dalam api untuk membuktikan bahwa dia belum disentuh Rahwana. How heartless. I mean, for a couple of spouse that has been living together for such a long time, dia bahkan tega “membakar” istrinya sendiri hanya demi membuktikan kesuciannya. Rama tidak memiliki kepercayaan terhadap ucapan istrinya, which proves he doesn’t fully entirely love her. Dan memang sih dalam versi aslinya, setelah Rama dan Shinta kembali ke kerajaan mereka, ternyata Rama masih termakan fitnah orang2 yang meragukan kesucian Shinta. Dia akhirnya membuang istrinya tsb ke hutan di mana Shinta melahirkan 2 putra Rama. Heartless.

Well…kalau dipikir2 sih, perumpamaan kisah cinta sejati seperti Rama dan Shinta itu sebenarnya kurang tepat ya kan. Sepasang suami-istri harusnya bisa saling mempercayai satu sama lain, dan punya ikatan batin yang kuat. Di sini Rama terkesan lebih mempercayai apa kata orang banyak daripada istrinya sendiri.

Dan Rahwana…well, di sini Tejo mampu memperlihatkan Rahwana sebagai “the true lover”. Raksasa berkepala sepuluh raja Alengka yang kejam itu digambarkan sisi lainnya sebagai pecinta sejati seorang Shinta. How sweet it can be. Seorang raksasa yang mencintai gadis cantik…semacam seekor Kingkong mencintai Ann Darrow.

Intinya, 3 jam pertunjukan ini asli kereeennn. Sebetulnya ini bukan drama/teater–Sujiwo Tejo menyebutnya sebagai konser perayaan 25 tahun karirnya sebagai seniman Indonesia. Semua lagu2 gubahannya ditampilkan dalam satu alur cerita dan dimainkan dengan SANGAT KEREN oleh musisi papan atas macam sinden Sruti Respati, komponis Tya Subiakto, penyanyi Eka Deli dan Anji, dll. Ditambah lagi, kehadiran seniman sekaliber Butet Kartaredjasa, Sitok Srengenge, dan Sujiwo Tejo sendiri yang tampil dalam satu panggung. I was amazed. Mungkin karena pertama kali ini juga saya lihat live performance di panggung. Sensasinya beda sama nonton film di bioskop (yaiyalah :p). Memang betul kalau orang bilang, seniman sesungguhnya itu tampil di panggung. Di sinilah your true talent akan kelihatan, tanpa sokongan2 pemanis dari layar kaca, ya kan.

Maju terus kesenian Indonesia…! 😀

Category: Indonesia, Life's Diary
    • Business Management
    • Career
    • Competition
    • Family & Friends
    • Featured
    • God and Religion
    • Indonesia
    • Life's Diary
    • Ma Chung University
    • Progressive Believer
    • Random Thoughts
    • Renungan Ramadhan
    • Travel
    • Uncategorized
    • Works
    • June 2025
    • May 2025
    • April 2025
    • May 2024
    • April 2024
    • December 2023
    • November 2023
    • August 2023
    • July 2023
    • June 2023
    • April 2023
    • February 2023
    • January 2023
    • December 2022
    • March 2021
    • August 2020
    • December 2019
    • November 2019
    • September 2019
    • March 2019
    • December 2018
    • October 2018
    • September 2018
    • July 2018
    • May 2018
    • January 2018
    • August 2017
    • April 2016
    • January 2016
    • December 2015
    • November 2015
    • October 2015
    • September 2015
    • August 2015
    • June 2015
    • May 2015
    • April 2015
    • March 2015
    • February 2015
    • January 2015
    • December 2014
    • November 2014
    • September 2014
    • August 2014
    • July 2014
    • June 2014
    • May 2014
    • April 2014
    • March 2014
    • February 2014
    • January 2014
    • December 2013
    • November 2013
    • October 2013
    • September 2013
    • August 2013
    • July 2013
    • June 2013
    • May 2013
    • April 2013
    • January 2013
    • December 2012
    • November 2012
    • October 2012
    • September 2012
    • August 2012
    • July 2012
    • June 2012
    • May 2012
    • April 2012
    • March 2012
    • February 2012
    • January 2012
    • December 2011
    • November 2011
    • October 2011
    • August 2011
    • April 2011
    • February 2011
    • January 2011
    • December 2010
    • November 2010
    • October 2010
    • September 2010
    • August 2010
    • July 2010
    • June 2010
    • April 2010
    • March 2010
    • January 2010
    • October 2009
    • July 2009
    • June 2009
    • May 2009
    • April 2009
    • March 2009
    • February 2009
    • January 2009
    • December 2008
    • November 2008
    • October 2008
    • September 2008
    © 2026 Horizon of Habibah | Powered by Minimalist Blog WordPress Theme