PKM Diary (3) : Sanggar Mergosono

Tadi pagi kami bertiga (minus Vania) mengunjungi Sanggar Mergosono punya Mbak Ayik. Beda sama yang lain, sanggar ini gak punya tempat khusus dan numpang di pelataran SDN Sanggar Mergosono IV. Tempatnya bener2 khas di pemukiman jelata…mepet ‘gunung sampah’ dan deket kali…

Udah lama nggak ke sana, jadi kangen sama anak2nya…hehehe emang sih, di antara semua sanggar secara pribadi rasanya aku paling dekat sama anak2 di sini. Nah, kebetulan tadi Mbak Ayik lagi ngajarin anak2 caranya pegang sumpit…terus kita main “oper sumpit” dan akhirnya menghias sumpit…sementara yang kecil2 pada mewarna…

Pokoknya tadi tuh tingkahnya anak2 konyol banget deh…!!! Menurutku anak2 di Mergosono lebih terbuka dan gampang akrab…aku sendiri jadi ngerasa nyaman sama mereka…hu uh…jadi inget santri2ku…=(
Nah ini dia foto2 tadi…

“Si tampan tapi bengal”

“Ini nih adek favoritku…^x^”

“Menghias sumpit yuuukkk!!!”

“Ayo mewarnai! Lho, krayon-ku mana yah?”

“Sekali ini ngoper kertas pake sumpit…-_-“

“Deu…serius amat Dek…=p”

“Sepakbola tanpa gawang”

Tunggu petualangan kami selanjutnya…^^

4 comments

  1. Wah,,makin seru aja nih ceritanya….
    boleh juga nih diabadikan jadi jurnal PKM a la Umy,,ntr klo udh banyak, qta komersialkan…hehehe..Qta?!

    Sukses ya! Aq bantu dgn doa dan cinta, mmuacchh…hahhaha

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *