Sepotong mimpi itu seperti sejumput ragi dalam adonan roti. Jumlahnya imut banget, tapi dialah yang membuat roti menjadi roti sebenar-benarnya. Biarpun terigunya kualitas nomor satu, telurnya lembut, susunya gurih, tapi kalo nggak ada ragi, rotinya jadi bantat. Ya begitulah hidup tanpa mimpi, seperti roti tanpa ragi. Kamu boleh saja punya karir cemerlang, harta melimpah, kekuasaan…
Category: Life’s Diary
Laki-laki Idaman
Kamu punya laki-laki idaman? Saya rasa setiap perempuan pasti memilikinya. Setiap perempuan pernah bermimpi, barangkali sedetik saja dalam hidupnya, dihampiri oleh seorang pangeran tampan berkuda putih yang membuatnya menjadi seorang putri. Bagi saya itu bukan dongeng yang klise, tapi naluri alamiah—hanya saja beberapa perempuan memilih untuk menepis dan menguburnya dalam-dalam. Pangeran tampan berkuda putih itu,…
Hari Minggu di Pasar Minggu
Tadi pagi saya bersama dua “gembokersâ€, Lisa dan Nawang, pergi jalan-jalan ke Pasar Minggu a.k.a Pasar Pagi a.k.a. Wisata Belanja Tugu. Niatnya sih refreshing…tapi yah sekalian cuci mata siapa tau nemu “kunci-kunci†kinclong 😛 Meskipun Pasar Minggu udah jadi “brand†khas Kota Malang, ini baru kedua (atau ketiga ya? Lupa deh) kalinya saya pergi ke…
Landungsari, Desa di Batas Kota
Di Landungsari kamu bisa melihat deretan perumahan, ruko, dan pasar seperti tiada henti dibangun. Di Landungsari pula kamu bisa melihat hutan bambu yang rapat, serta sawah yang hijau membentang. Di Landungsari kamu bisa melihat potret mahasiswa dan pekerja urban, berbaur dalam keramaian kota yang ingar bingar. Di Landungsari pula kamu bisa melihat para petani menuntun…
Kisah Bocah dari Masa Depan (4)
Sekarang di rumah ini tidak hanya ada Raihan Anggara. Umurku 3 tahun dan baru saja aku mendapatkan adik perempuan yang cantik, namanya Prameswari Aisha. Prameswari artinya permaisuri, istri raja yang anggun mempesona. Aisha adalah nama istri Nabi yang cantik, cerdas, dan berpikiran maju. Nama yang luar biasa, semoga adikku ini dapat menjadi seindah namanya. Sekarang…
Kisah Bocah dari Masa Depan (3)
Raihan Anggara, itu namaku. Umurku sekarang 2 tahun. Aku sedih karena sekarang aku tidak lagi bisa minum Air Susu Ibu. Padahal aku paling suka karena saat menyusui Ibu akan bercerita macam-macam sampai aku tertidur. Sekarang aku minum susu botol. Pertama rasanya aneh tapi lama-lama terbiasa juga. Senangnya sekarang aku bisa makan makanan yang enak, tidak…
Kisah Bocah dari Masa Depan (2)
Masih ingat denganku? Namaku Raihan Anggara, si bayi lincah. Sekarang umurku hampir 1 tahun. Aku sudah bisa berjalan, meskipun masih harus digandeng Ibu. Tapi aku belum bisa bicara lancar, hanya bunyi-bunyi nggak jelas yang keluar dari mulutku. Kata Ibu, anak laki-laki biasanya memang lebih cepat berjalan daripada bicara, berlawanan dengan anak perempuan. Mbah Kakung dan…
Kisah Bocah dari Masa Depan (1)
Hai teman…namaku Raihan Anggara, panggil saja Ray atau Angga. Dua kata namaku berasal dari bahasa Arab dan Sansekerta, tapi punya arti yang sama, yaitu “harum.” Nama yang bagus, bukan? Aku baru saja melihat dunia. Kulitku masih belepotan cairan putih dan merah. Suster-suster dengan hati-hati memotong tali ari-ariku. Ya, Ibuku baru saja melahirkan aku. Dia tampak…
Kepompong
Hubungan dengan orang lain itu seperti kepompong, mengubah ulat menjadi kupu-kupu. That’s very true. Kami seperti ulat yang ditempa hidup dalam kepompong selama 2,5 tahun, dan sekarang bersiap keluar, terbang bebas menjadi kupu-kupu yang cantik. Dulu kami bukan siapa-siapa. Cuma mahasiswa baru yang culun dan kekanak-kanakan, mencari tantangan dan kesenangan. Cuma ulat yang mencari daun…
Dian Pelangi
Umurnya lebih muda dari saya, lahir Januari 1991. Tapi dalam usia belia, dia sudah mencapai apa yang orang seusia dia baru bisa memimpikannya. Dia sudah memimpin bisnisnya sendiri, diundang dalam ajang internasional, traveling keliling dunia, dan bahkan dia sudah menikah dengan laki-laki idamannya. Dia perempuan paling beruntung yang pernah saya tahu. And she is a…